Sambut Langkah Akhir Perjuangan, 120 Mahasiswa Ikuti Pengarahan Skripsi Bersama Kaprodi
Kamis, 04 April 2024 - 12:47:06 WIBDibaca: 588 kali
Surabaya, 4 April 2024 -- Pada tanggal 5 Maret 2024, sebuah momentum penting dalam perjalanan akademik mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya terjadi dengan dilaksanakannya Pengarahan Skripsi dan Jurnal untuk periode Genap 2023/2024. Meskipun dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting, antusiasme tak terbendung dari lebih dari 120 mahasiswa dan mahasiswi yang mengikuti acara tersebut. Kaprodi Administrasi Bisnis, Dra. Ni Made Ida Pratiwi, M.M., hadir langsung untuk memberikan bimbingan dan arahan kepada para mahasiswa dalam tahapan penting menuju penyelesaian tugas akhir mereka. Keceriaan dan semangat belajar tak sedikitpun luntur dari benak para mahasiswa hingga kegiatan ini selesai digelar.
"Dengan adanya pengarahan skripsi ini, harapan saya adalah agar mahasiswa tidak mengalami kesulitan dalam proses pembimbingan maupun persiapan berkas terkait dengan sidang skripsi nanti," ungkap Dra. Ni Made Ida Pratiwi, M.M. Lebih lanjut, Made menekankan keinginannya agar melalui pengarahan ini, mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu karena program studi Administrasi Bisnis sepenuhnya mendukung mahasiswa dalam tahap akhir mereka. "Jika menghadapi kesulitan di tengah jalan, jangan pernah berhenti. Selalu berkonsultasi dengan dosen pembimbing, karena pasti akan ada jalan keluar," tukasnya dengan penuh semangat.
Hal ini sejalan dengan yang dirasakan oleh Wanda Ula Maroturizky. Seorang mahasiswi yang saat ini memasuki semester akhir, menghadapi tantangan penting dalam menyelesaikan skripsi dan jurnal. Dalam upaya mempersiapkan diri menghadapi tahap terakhir ini, Wanda bergabung dalam kegiatan Pengarahan Skripsi dan Jurnal yang diselenggarakan. Menyampaikan pengalamannya, Wanda mengakui betapa terbantunya ia dengan adanya panduan yang jelas dari kegiatan tersebut. "Sangat terbantu sekali karena penjelasan yang jelas. Tidak susah lagi bagi saya ketika mau mengerjakan skripsi dan jurnal. Jadi bisa langsung sat set mengerjakannya," ujarnya dengan penuh rasa lega.
Meskipun keseluruhan kegiatan berjalan lancar hingga akhir, Wanda menyampaikan beberapa saran yang dianggapnya dapat memaksimalkan sesi pengarahan ini. Ia mengungkapkan, "Aku masih bingung dengan kegiatan LSP dan TOEFL. Soal tesnya seperti apa, dan pembayaran bagaimana karena dari teman-temanku juga masih ada yang bingung. Oh ya, kalau memungkinkan, kegiatan pengarahan bisa dilaksanakan secara offline agar lebih jelas. Untuk yang lainnya sudah jelas kok." Dengan memberikan masukan tersebut, Wanda berharap agar proses akademis dan administratif di masa mendatang dapat berjalan lebih lancar dan transparan bagi semua mahasiswa.
Reporter: Pia
Untag Surabaya || FISIP Untag Surabaya || SIM Akademik Untag Surabaya || Elearning Untag Surabaya